Visit Klaten – Dasanama Jeneng Ing Pewayangan. Wayang merupakan salah satu seni pertunjukkan tradisional asli Indonesia yang berasal serta berkembang dengan pesat di pulau Jawa dan Bali.

Pada 7 November 2003, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB(UNESCO) menetapkan wayang sebagai pertunjukan boneka bayangan tersohor dari Indonesia. Sebuah Warisan Mahakarya Dunia yang Tidak Ternilai dalam Seni Bertutur (bahasa Inggris: Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung visitklaten[dot]com. Yang telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi website kami. Kami menerima segala masukkan dan kritikan agar web dan diri kami menjadi lebih baik lagi.
By The Way, web ini sebetulnya tentang wisata dan media tentang klaten. Namun tak ada salahnya apabila kami berbagi hal yang lainnya yang menurut kami akan bermanfaat khususnya bagi diri kami dan juga orang lain.
Karena ilmu jika dibagi bukannya berkurang namun malah akan terus bertambah. Tak lupa semoga juga bermanfaat bagi pengunjung visitklaten[dot]com.
Dalam kesempatan kali ini visitklatencom akan berbagi Dasanama Jeneng Ing Pawayangan. Data di bawah ini kami rangkum dan kami susun dari buku pepak basa jawa. Apabila dalam artikel ini sekiranya ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru bahasa jawa atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja. Terima kasih.
Dasanama Jeneng Ing Pawayangan
Berikut ini Dasanama Jeneng Ing Pewayangan antara lain yaitu:
1. Janaka :
Arjuna, Premadi, Margana, Pamadya, Dananjaya, Mintaraga, Ciptahening, Prabu Kariti, Kendhitatnala, Palguna, Kombang Ali-Ali, Jlamprong, Endra Putra, Endra Tanaya, Wijanarka.
2. Werkudara :
Bayu Suta, Bayu Putra, Arya Panenggak, Bratasena, Bima, Jagal Bilawa, Wijasena.
3. Puntadewa :
Yudhistira, Wijakangka, Gunatali, Krama, Ajata Satru.
4. Kresna :
Nayarana, Padmanaba, Wresniwira, Ari Murti, Wisnu Murti, Wasu Dewa Putra, Narasinga.
5. Anoman :
Anjani Putra, Kawipara, Rewanda Pingul, Wabara Seta, Senggana, Rama Handaya Pati.
6. Duryudana :
Kurupati, Suyudana, Dastradmaja, Gendarisuta Jakapitana, Tri Panagsah, Pambangun Kuru, Kurendra Pati.
7. Semar :
Ismaya, Badranaya, Nayantaka, Sukma Sejati, Sukma Ekalaya.
8. Bathara Guru :
Girinata, Sang Hyang Jagad Nata, Pukulun Pramesthi, Ciwa Maha Dewa.
9. Gathutkaca :
Purbaya, Kaca Negara, Tetuka, Kerincing Wesi, Bima Suta, Rimbat Maja, Arimbi Putra.
10.Abimanyu :
Pangaribawa, Bambang Pengalasan, Angka Wijaya, Parta Tanaya, Palguna Putra, Tanjung Anom, Satriya Plangkawati.
11.Dasamuka :
Rahwana
Catatan Admin Visit Klaten
NB: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru bahasa jawa atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.
Macam-Macam Dasanama atau Nama Lain Tokoh Pewayangan, Dasanama ing Wayang Purwa. Dasanama Wayang, Dasanama Tokoh Wayang, Dasanama Jeneng Pewayangan.