Silah-Silahing Tembung Paramasastra Bahasa Jawa

Avatar for visitklaten
10 Oktober 2022
Paramasastra Silah-Silahing Tembung Bahasa Jawa

Visit Klaten – Silah-Silahing Tembung Paramasastra  Bahasa Jawa. Bahasa Jawa (Basa Jawa) merupakan suatu bahasa Austronesia yang pada umumnya dituturkan oleh penduduk bersuku Jawa di wilayah bagian tengah dan bagian timur dari pulau Jawa.

Paramasastra Silah-Silahing Tembung Bahasa Jawa

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung visitklaten[dot]com. Yang telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi website kami. Kami menerima segala masukkan dan kritikan agar web dan diri kami menjadi lebih baik lagi.

By The Way, web ini sebetulnya tentang wisata dan media tentang klaten. Namun tak ada salahnya apabila kami berbagi hal yang lainnya yang menurut kami akan bermanfaat khususnya bagi diri kami dan juga orang lain. 

Karena ilmu jika dibagi bukannya berkurang namun malah akan terus bertambah. Tak lupa semoga juga bermanfaat bagi pengunjung visitklaten[dot]com.

Dalam kesempatan kali ini visitklatencom akan berbagi Silah-Silahing Tembung Paramasastra Bahasa Jawa. Data di bawah ini kami rangkum dan kami susun dari buku pepak basa jawa.  Apabila dalam artikel ini sekiranya ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru bahasa jawa atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja. Terima kasih.

Silah-Silahing Tembung

Silah-Silahing Tembung atau Jenis Kata dalam Bahasa Indonesia. Miturut golonganing tembung ana 10 warna :

1. Tembung Aran (Kata Benda)

Contoh :

  • Radio
  • Meja
  • Lemari
  • Sepedhah
  • Kursi
  • Montor, lsp.

2. Tembung Kriya (Kata Kerja)

Contoh :

  • Mangan
  • Nulis
  • Nyapu
  • Nembang
  • Maca
  • Mlayu, lsp.

3. Tembung Ganti (Kata Ganti)

Contoh:

  • Aku
  • Kowe
  • Dheweke
  • Ku
  • Ibu
  • Mu, lsp.

4. Tembung Wilangan (Kata Bilangan)

Contoh :

  • Siji
  • Loro
  • Setengah
  • Limo
  • Sethithik
  • Akeh, lsp

5. Tembung Sipat (Kata Sifat)

Contoh :

  • Apik
  • Bagus
  • Abang
  • Seneng
  • Susah
  • Putih, lsp.

6. Tembung Katrangan (Kata Keterangan)

Contoh :

  • Ngisor
  • Tengah
  • Wetan
  • Kulon
  • Ndhuwur
  • Kene, lsp.

7. Tembung Seru (Kata Seru)

Contoh :

  • Wah
  • Adhuh
  • Tulung
  • Lho
  • Ah
  • Eh, lsp.

8. Tembung Sandhangan (Kata Sandang)

Contoh :

  • Sang
  • Hyang
  • Raden
  • Kyai, lsp.

9. Tembung Panyambung (Kata Sambung)

Contoh :

  • Sarta
  • Lan
  • Wusana
  • Mulane, lsp.

10 Tembung Pangarep (Kata Depan)

Contoh :

  • Saka
  • Ing
  • Menyang
  • Sing
  • Mung
  • Yen, lsp.

 

Catatan Admin Visit Klaten

NB: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru bahasa jawa atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Referensi:
Buku Pepak Basa Jawa
Isometric education vector created by pch.vector - www.freepik.com

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back To Top