Visit Klaten – Paribasan, Bebasan, Lan Saloka – Kasusastraan Basa Jawa (N). Bahasa Jawa (Basa Jawa) merupakan suatu bahasa Austronesia yang pada umumnya dituturkan oleh penduduk bersuku Jawa di wilayah bagian tengah dan bagian timur dari pulau Jawa. Yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta.

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung visitklaten[dot]com. Yang telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi website kami. Kami menerima segala masukkan dan kritikan agar web dan diri kami menjadi lebih baik lagi.
By The Way, web ini sebetulnya tentang wisata dan media tentang klaten. Namun tak ada salahnya apabila kami berbagi hal yang lainnya yang menurut kami akan bermanfaat khususnya bagi diri kami dan juga orang lain.
Karena ilmu jika dibagi bukannya berkurang namun malah akan terus bertambah. Tak lupa semoga juga bermanfaat bagi pengunjung visitklaten[dot]com.
Dalam kesempatan kali ini visitklatencom akan berbagi Tembung Ngoko, Krama Madya, Krama Inggil Bahasa Jawa. Data di bawah ini kami rangkum dan kami susun dari buku pepak basa jawa. Apabila dalam artikel ini sekiranya ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru bahasa jawa atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja. Terima kasih.
Kasusastraan Paribasan, Bebasan, Lan Saloka
Menurut wikipedia : Paribasan, bebasan, dan saloka sebenarnya masih saling berkaitan karena ketiganya termasuk dalam kelompok peribahasa dalam bahasa Jawa. Ketiganya memiliki makna kiasan, sehingga tidak dapat dimaknai secara leksikal.
Perbedaan yang paling mendasar antara paribasan dengan bebasan dan saloka ialah di dalam paribasan menggunakan tembung wantah (kosakata murni) dan tidak memiliki ungkapan pengandaian. Sedangkan saloka sendiri mengandung ungkapan pengandaian dan yang diandaikan/diperumpamakan adalah orang tersebut dengan digambarkan sebagai hewan ataupun barang.
N
- Nabok Nyilih Tangan
Nindakake Tumindak Ala Sarana Kongkonan - Nambang Laku
Ethok-Ethok Ora Ngerti - Nucuk Ngiberake
Disuguh Mulihe Mbrekat - Nututi Layangan Pedhot
Ngupaya Barang Sepele Sing Wis Ilang - Ngagar Metu Kawul
Ngojok-Ngojoki Supaya Dadi Pasulayan - Ngalasake Negara
Ora Manut Pranatan Negara - Ngalem Legining Gula
Nyebut Kaluwihane Wong Liya - Ngaturake Kidang Lumayu
Nuduhake Gegayuhan Sing Angel Kecekel - Ngemut Legining Gula
Bareng Karasa Kepenak Lali Marang Asale - Ngenteni Timbale Watu Item
Ngenteni Barang Sing Tangeh Kelakon - Nglungguhi Klasa Gumelar
Nemu Kepenake Tanpa Melu Rekasane - Ngontragage Gunung
Wong Asor Bisa Ngalahake Wong Luhur - Nguthik-Uthik Macan Dhedhe
Gawe Nesune Wong - Nguyahi Segara
Tandang Gawe Sing Muspra - Nyangoni Kawula Minggat
Ndandani Barang Sing Pijer Rusak - Nyolong Pethek
Ora Dinyana-Nyana - Nyunggi Lumpang Kentheng
Munggah Drajad Nanging Ora Ana Pametuhe
Catatan Admin Visit Klaten
NB: Jika dalam artikel ini ada yang kurang jelas atau belum paham maka silakan menanyakan ke guru bahasa jawa atau yang lebih mengetahui karena disini kami hanya sekedar berbagi saja.
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.