Visit Klaten – Mengetahui Perbedaan Gitar Klasik dan Akustik
Gitar adalah salah satu alat musik yang populer dan sering digunakan dalam berbagai genre musik. Terdapat beberapa jenis gitar yang memiliki karakteristik dan perbedaan tertentu, termasuk gitar klasik dan gitar akustik.

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara gitar klasik dan gitar akustik, termasuk desain, fungsi dalam mengiringi lagu serta bahan senar yang digunakan.
Apa itu Gitar Klasik dan Akustik?
Gitar Klasik
Gitar klasik, juga dikenal sebagai gitar nylon, merupakan jenis gitar yang biasanya digunakan dalam musik klasik dan flamenco. Gitar ini memiliki ciri khas senar yang terbuat dari nilon, yang memberikan nada yang lembut dan hangat. Bagian badan gitar klasik biasanya terbuat dari kayu dengan bentuk yang elegan dan tradisional.
Gitar Akustik
Gitar akustik adalah jenis gitar yang paling umum dan sering digunakan dalam berbagai genre musik, seperti pop, folk, dan country. Gitar ini memiliki senar yang terbuat dari baja atau fosfor, yang memberikan suara yang lebih terang dan tajam. Desain badan gitar akustik umumnya lebih ramping dan lebih modern dibandingkan dengan gitar klasik.
Beberapa merek gitar akustik ternama antara lain:
- Yamaha FG Series
- Yamaha L Series
- Yamaha Serie A
- Cort,s
- Gitar Akustik Grande D-100
Perbedaan Gitar Klasik dan Akustik
Desain Gitar
Perbedaan pertama antara gitar klasik dan akustik terletak pada desainnya. Gitar klasik memiliki bentuk yang lebih besar dan bulat, dengan leher yang lebar dan lembut. Sementara itu, gitar akustik umumnya lebih kecil dan ramping, dengan leher yang lebih tipis. Desain gitar klasik didasarkan pada tradisi sementara gitar akustik cenderung mengikuti perkembangan desain yang lebih modern.
Iringan Lagu
Fungsi gitar dalam mengiringi lagu juga memiliki perbedaan antara gitar klasik dan akustik. Gitar klasik sering digunakan sebagai alat solo atau melodi, di mana nada melodi dan harmoni dimainkan secara bersamaan oleh seorang gitaris. Di sisi lain, gitar akustik lebih sering digunakan sebagai alat pengiring atau ritme dalam bermain akord dan strumming. Kekuatan suara gitar akustik yang lebih keras memungkinkannya untuk memenuhi peran ini dengan baik.
Bahan Senar
Perbedaan lainnya terletak pada bahan senar yang digunakan pada kedua jenis gitar. Gitar klasik menggunakan senar nilon, yang memberikan nada yang lembut, hangat, dan berkekuatan rendah. Sementara itu, gitar akustik menggunakan senar baja atau fosfor yang memberikan suara yang lebih terang, tajam, dan berkekuatan tinggi. Perbedaan ini mempengaruhi karakteristik dan kualitas suara yang dihasilkan oleh masing-masing jenis gitar.
Cara Cepat Memainkan Gitar
Dilansir dari beberapa sumber, salah satunya dari situs Yamaha Musik Indonesia bahwa ada beberapa cara memainkan gitar antara lain:
- Pastikan memahami kunci dasar gitar
- Membiasakan posisi gitar nyaman Ketika dipegang
- Membiasakan tuning
- Memilih lagu yang mudah dan disukai
- Mempelajari melodi.
Oh iya kalian pastikan terlebih dahulu memiliki gitarnya alias bukan hasil pinjam ya, karena akan berpengaruh pada kecepatan kalian belajar. Selain itu bila kalian ingin lebih cepat dan terarah sebaiknya mengikuti beberapa kursus musik karena akan diajarkan oleh professional yang tepat. Tentunya kalian harus rajin berlatih karena akan mengasah kemampuanmu ke level yang lebih tinggi lagi.
Demikian ulasan singkat mengenai perbedaan gitar klasik dan akustik serta tahapan cara belajar gitar dengan cepat.