Bidan Asal Klaten Berurusan Dengan Polisi Lantaran 3 Kali Praktik Aborsi

Avatar for visitklaten
8 Maret 2019
Bidan Klaten Praktik Aborsi

Mungkin berita ini sudah agak lama tapi tidak ada salahnya kami tulis yang mungkin bisa bermanfaat bagi sebagian orang.

Seorang bidan yang berinisial AJ yang berdomisili di Klaten bersama 4 orang lainnya harus berurusan dengan polisi lantaran disangka terlibat di dalam kasus aborsi.

Sebelum praktinya semakin tersebar luas, kasus tersebut sudah berhasil diungkap oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten di wilayah Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten.

Tersangka AJ mengaku baru melakukan praktik abrosi tersebut sebanyak 3 kali. Tarif yang dipasang sebesar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta.

Meskipun mengaku baru melakukan 3 kali tindakan tersebut, ternyata tersangka sudah melakukan praktik sejak tahun 2016. Selain itu tersangka juga menerima order dari luar daerah. Sehubungan hal tersebut, maka kini polisi masih terus melakukan uapaya pengembangan dari kasus tersebut.

Untuk menjalankan aksinya, tersangka AJ mempunyai seorang penghubung yang berinisial APP yang sekarang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Mungkin sekian tulisan dari kami, mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam penulisan berita yang mungkin masih jauh dari pedoman jurnalistik.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Visit Klaten – Peta Pariwisata dan Media Iklan Klaten – Ayo Ke Klaten !.

Merupakan Media Informasi Pariwisata dan Media Iklan di area Klaten, Surakarta, Yogyakarta, Boyolali, Karanganyar dan sekitarnya.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan dan saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Nb: maaf gambar thumbnail hanya ilustrasi

#visitklaten #visitklatencom #klaten

Obat Cytotec

Cytotec

Obat Cytotec

Obat Cytotec

Cytotec

Cytotec

Cytotec

Obat Cytotec

Obat Cytotec

Cytotec

obat cytotec

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back To Top