Taman Sari Yogyakarta (Bag. Kedua)

Avatar for visitklaten
22 Januari 2019
taman sari yogyakarta

Taman Sari Yogyakarta (Bag. Kedua)

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung visitklaten[dot]com yang sudah meluangkan waktunya untuk mengunjungi website kami. Kami menerima segala masukkan dan kritikan agar web dan diri kami menjadi lebih baik lagi.

taman sari yogyakarta

Bagian Pertama

Bagian pertama adalah bagian utama Taman Sari kala itu. Pada zamannya, tempat ini adalah tempat yg paling eksotis.

Bagian pertama ini terdiri dari danau buatan yg disebut “Segaran” (harfiah=laut buatan) serta bangunan yg ada di tengahnya, bangunan serta taman dan kebun yg berada di sekitar danau buatan tersebut.

Danau buatan Segaran berfungsi untuk memelihara berbagai jenis ikan serta tempat bersampan Sultan & keluarga kerajaan. Saat ini danau buatan tersebut tidak lagi berisi air namun telah menjadi pemukiman padat penduduk yg dikenal dgn kampung Taman.

Sedangkan bangunan-bangunan yang masih tersisa kondisinya sangat memprihatinkan.

Taman Sari Yogyakarta

Pulo Kenongo
Terdapat sebuah pulau buatan yang berada tengah-tengah Segaran yang bernama Pulo Kenongo yang ditanami dengan pohon Kenanga. Dan di atas Pulo Kenongo tersebut didirikan sebuah gedung berlantai dua yaitu Gedhong Kenongo.

Gedhong Kenongo ini lumayan tinggi. Dari anjungan tertingginya Pengunjung bisa mengamati kawasan Keraton Yogyakarta dan juga sekitarnya sampai ke luar benteng baluwarti. kabarnya Gedhong Kenongo terdiri dari beberapa ruangan dengan fungsi berbeda-beda.

Dari jauh gedung ini kelihatan seperti mengambang di atas air. Oleh sebab itu tidak mengherankan jika Taman Sari dijuluki dgn nama “Istana Air” atau Water Castle.

Di bagian selatan Pulo Kenongo terdapat deretan bangunan kecil yg disebut dengan Tajug. Bangunan tersebut merupakan menara ventilasi udara untuk terowongan bawah air.

Terowongan tersebut adalah jalan masuk menuju ke Pulo Kenongo selain dengan menggunakan sampan/perahu mengarungi danau buatan.

Dulu di bagian barat Pulo Kenongo tersebut juga terdapat terowongan, tetapi sekarang kondisinya kurang terawat dibandingkan dgn terowongan selatan.

Pulo Cemethi dan Sumur Gumuling

Terdapat sebuah pulau buatan lagi di sebelah selatan dari Pulo Kenongo yang disebut dgn Pulo Cemethi atau Pulo Panembung.

Di tempat inilah kabarnya Sultan bermeditasi. Ada juga yg menyebutnya sebagai “Sumur Gumantung”, karena di sebelah selatannya terdapat sumur yg menggantung di atas permukaan tanah. Untuk sampai ke tempat ini kabarnya dgn melalui terowongan bawah air.

Sementara itu terdapat bangunan berbentuk lingkaran seperti cincin di sebelah barat dari Pulo Kenongo yg disebut dengan Sumur Gumuling.

Bangunan berlantai dua tersebut hanya bisa dimasuki melalui terowongan bawah air saja. Pada masanya Sumur Gumuling juga difungsikankan sebagai Masjid. Di kedua lantainya akan ditemukan ceruk di bagian dinding yang kabarnya digunakan sebagai mihrab yaitu tempat imam memimpin salat.

Peta Lokasi Taman Sari

Sekian artikel kami tentang Taman Sari Yogyakarta (Bag. Kedua).

Untuk bagian selanjutnya silakan lihat di Taman Sari Yogyakarta (Bag. Ketiga)

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Visit Klaten – Peta Pariwisata dan Media Iklan Klaten – Ayo Ke Klaten !.

Merupakan Media Informasi Pariwisata dan Media Iklan di area Klaten, Surakarta, Yogyakarta, Boyolali, Karanganyar dan sekitarnya.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, pertanyaan, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

#visitklaten #visitklatencom #klaten

 

taman sari adalah, sejarah taman sari yogyakarta, letak taman sari yogyakarta, kraton yogyakarta, taman sari yogyakarta sejarah, arsitektur taman sari yogyakarta, taman sari jogja tiket

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back To Top