Tentang Bulan Ramadhan Dan Lailatur Qadar

Avatar for visitklaten
22 Oktober 2019
jadwal sholat

Sedikit kami akan Mengulas Tentang Bulan Ramadhan Dan Lailatur Qadar. Walaupun masih beberapa bulan lagi, namun tidak ada ruginya untuk mempersiapkan segala hal untuk menyambut bulan yang mulia ini.

Ramadhan merupakan bulan yang kesembilan dalam sistem penanggalan Islam. Di bulan yang mulia ini umat islam di seluruh dunia yang beriman menunaikan ibadah puasa. Dan puasa merupakah salah satu dari rukun islam.

Bulan Ramadan berlangsung selama antara 29 dan 30 hari sesuai dengan pengamatan hilal. Dibulan ramadhan terdapat suatu peristiwa yang agung yakni nuzulul quran atau diturunkannya Al qur’an sebagai pedoman hidup bagi umat manusia.

Di bulan ramadhan juga terdapat malam yang lebih baik dari 1000 bulan yang tahu waktunya hanya Allah SWT yaitu lailatur qodar.

Tentang Ramadhan Dan Lailatur Qadar

Namun berdasarkan beberapa riwayat, malam lailatur qodar terdapat pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan, tepatnya di salah satu malam ganjil yakni malam ke-21, 23, 25, 27 atau ke-29.

Puasa Ramadhan hukumnya fardhu bagi Muslim yang sudah baligh, kecuali yang mengalami halangan seperti sakit, musafir, hamil, menyusui, menstruasi. Kewajiban berpuasa di bulan Ramadan turun di bulan Sya’ban pada tahun ke-2 sesudah umat Muslim hijrah dari Mekkah ke Madinah.

Selama berpuasa dari subuh sampai maghrib, seorang Muslim harus menahan diri untuk makan, minum, merokok, dan berhubungan suami-istri.

kewajiban menjalankan puasa ramadhan bagi umat islam termuat dalam QS. Al-Baqarah ayat 183.

Kekhususan bulan Ramadan bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Al-Quran pada surah Al-Baqarah ayat 183 yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa.”

Di Indonesia terdapat 2 macam cara atau metode dalam menentukan waktu awal puasa dan waktu idul fitri yaitu metode hisab yang dilakukan oleh organisasi Muhammadiyah dan organisasi lainnya dan metode rukyat yang dilakukan oleh sejumlah ormas islam namun diiringi dengan sidang itsbat terlebih dahulu.

Selama bulan ramadhan dan sebelum idul fitri, umat islam diwajibkan membayar zakat fitri bagi yang mampu. Besarnya per orang adalah satu sha’ makanan pokok di daerah setempat. Apabila dikonversikan di indonesia yang makanan pokonya berupa beras maka kurang lebih sekitar 2,5 kilogram atau 3,5 liter.

Tentang Ramadhan Dan Lailatur Qadar

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan dan saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back To Top