Wisata Taman Bungkul Yang Berada Di Kota Surabaya. Taman Bungkul terletak di Jalan Taman Bungkul, Kel. Darmo, Kec. Wonokromo, Kota Surabaya, Prov. Jawa Timur.

Lokasinya sangat strategis terletak di pinggir jalan Jalan Raya Darmo yang menghubungkan Jalan Raya Surabaya-Malang.
Karena berlokasi di pinggir jalan raya diharapkan dapat mengurangi polusi udara dan mempercantik kota surabaya. Taman Bungkul mempunyai luas 900 m².
Tahun 2013 pernah mendapatkan penghargaan The 2013 Asian Townscape Award dari Perserikatan Bangsa-Bangsa(PBB) sebagai Best Asian Park in East Java.
Wisata Taman Bungkul Di Kota Surabaya
Taman Bungkul memiliki banyak fungsi dan fasilitas seperti sebagai tempat santai bersama keluarga, sering digunakan untuk kegiatan hiburan, kebudayaan, dll.
Fasilitas Taman Bungkul
Terdapat panggung hiburan yang para pengunjung biasa menyebutnya dengan nama plaza. Yaitu tempat bersantai yang cukup luas dan berbentuk lingkaran serta di setiap pinggirnya ada bangunan kecil yang digunakan untuk tempat duduk dgn dihiasi air mancur kecil.
Fasilitas tempat duduk yang digunakan untuk bersantai terbuat bukan dari kayu melainkan dari bahan bangunan campuran semen dan pasir. Untuk penyerapan air hujan supaya tidak meluap di sekitar taman maka terdapat area padang rumput.
Fasilitas lainnya di taman ini yaitu terdapat banyak tempat sampah yang memudahkan para pengunjung membuang sampah sehingga membantu petugas kebersihan menjadikan taman bungkul tetap bersih. Selain itu juga terdapat toilet yang bersih juga terawat.
Tersedia tempat kran air minum yang sudah steril dan siap untuk diminum karena airnya didatangkan dari PDAM langsung dan tentunya gratis tanpa harus bayar jika ingin menggunakannya.
Seperti halnya taman kota lainnya terdapat pedagang kaki lima yang menawarkan berbagai jenis makanan seperti makanan khas Surabaya yang sudah langka.
Diantaranya Arbanat, Pecel Semanggi Suroboyo, Emping Jagung Parutan Kelapa, dll juga jenis makan lainnya seperti Pentol Goreng, Ayam Japit, Kebab, sempolan, Bakso Bonek, Sosis Bakar, Nasi Bakar Ayam dan Tuna, Pisang Keju, Pisang Molen, Ledre Bojonegoro, Pecel Tumpang Kediri, dll.
Taman Bermain Anak
Jika anda bersama anak maka sudah disediakan taman bermain anak yang asri dan teduh karena banyak pohon tinggi dan rindang. Memiliki banyak wahana permainan seperti jungkat-jungkit, perosotan, ayunan rantai, tangga majemuk, ayunan bangku, rumah perosotan, mangkok putar, dan lainnya.
Sejarah Taman Bungkul
Pada sekitar pertengahan tahun 1400an, Sunan Bungkul atau Mbah Bungkul yang nama lahirnya Ki Supo. Kemudian mengganti namanya menjadi Ki Ageng Mahmudin setelah menjadi ulama merupakan seorang ulama yang masih memiliki garis keturunan dengan kerajaan Majapahit dan saudara ipar Raden Rahmat atau yang dikenal Sunan Ampel
Beliau Sunan Bungkul mendirikan sebuah pesantren yang ramai didatangi yang ingin belajar membaca, menulis ,belajar agama serta lainnya di pemukiman Bungkul. Sebelumnya di pemukiman Bungkul masih banyak sawah dan pohon-pohon yang tinggi.
Sunan Bungkul wafat sekitar akhir tahun 1400an kemudian masyarakat sekitar dan para santri selalu ziarah ke makam Sunan Bungkul. Karena jasa Sunan Bungkul dalam mendakwahkan agama islam dan mengajari mayarakat membaca dan menulis. Maka makam Sunan Bungkul sampai sekarang ramai diziarahi dari dan dalam kota surabaya.
Oleh karena selalu ramai dikunjungi peziarah maka pemerintah kota (Pemkot) Surabaya berinisiatif membangun taman di sekitar makam Sunan Bungkul
Insiden Heboh di Taman Bungkul
Pada tanggal 11 Mei 2014, perusahaan es krim Wall’s mengadakan acara bagi-bagi es krim gratis yang dilakukan di tengah-tengah taman.
Banyak warga yang berbondong-bondong dan berdesak-desakkan mendekati tempat pembagian es krim gratis tersebut hingga mengakibatkan tanaman terinjak-injak dan banyak yang rusak.
Melihat kondisi tanaman tersebut walikota surabaya saat itu yaitu Bu Risma marah dan melaporkan penyelenggara acara ke jalur hukum dengan meminta stafnya di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Surabaya.
Kemudian PT Unilever Indonesia Tbk, selaku penanggung jawab penyelenggaraan program bagi-bagi es krim wall’s gratis di Taman Bungkul bersedia untuk bertanggung jawab dan menanggung biaya kerugian.
Insiden tersebut merupakan kejadian yang tidak diprediksi oleh pihak penyelenggara, antusias warga Surabaya untuk mendapatkan es krim gratis sangat tinggi, dari pihak menyiapkan 10.000 buah es krim tetapi pengunjung mencapai 70.000 orang.
Peta Lokasi Taman Bungkul
Terima kasih telah mengunjungi website kami.
Share jika bermanfaat, jika ada kritik, tambahan dan saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.