Rantai Makanan Adalah

Avatar for visitklaten
17 September 2020
Rantai Makanan Adalah

Visit Klaten – Rantai Makanan Adalah. Rantai makanan adalah suatu perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan dengan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan. Rantai makanan adalah bagian dari jaring-jaring makanan, yang mana rantai makanan bergerak secara linear dari produsen ke konsumen teratas.

Rantai Makanan Adalah

Panjang rantai makanan biasanya ditentukan oleh seberapa banyak titik yang menghubungkan antar tingkatan trofik.

Pada setiap tahap pemindahan energi, 80%–90% energi potensial kimia akan hilang sebagai panas. Oleh karena itu maka langkah-langkah dalam rantai makanan biasanya hanya terbatas 4-5 langkah saja. Atau dengan kata lain, semakin pendek rantai makanan maka semakin besar pula energi yang tersedia di setiap suksesi level.

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung visitklaten[dot]com yang telah meluangkan waktunya untuk mengunjungi website kami. Kami menerima segala masukkan dan kritikan agar web dan diri kami menjadi lebih baik lagi.

By The Way, web ini sebetulnya tentang wisata dan media tentang klaten. Namun tak ada salahnya apabila kami berbagi hal yang lainnya yang menurut kami akan bermanfaat khususnya bagi diri kami dan juga orang lain. 

Karena ilmu jika dibagi bukannya berkurang namun malah akan terus bertambah. Tak lupa semoga juga bermanfaat bagi pengunjung visitklaten[dot]com.

 

Rantai Makanan

Rantai makanan pertama kali diteliti oleh ilmuwan Arab yang bernama Al-Jahiz pada abad ke-9, kemudian pada tahun 1927 dipopulerkan kembali oleh Charles Sutherland Elton.

Di dalam rantai makanan terdapat 3 macam “rantai” pokok yang menghubungkan antar tingkatan trofik, antara lain yaitu

  • Rantai pemangsa, yakni rantai makanan yang terjadi saat hewan pemakan tumbuhan dimakan oleh hewan pemakan daging. Misalnya: kelinci — ular — elang.
  • Rantai saprofit, yakni rantai makanan yang terjadi guna mengurai organisme yang telah mati. Rantai ini muncul disebabkan karena adanya dekomposer. Misalnya: elang mati-bakteri.
  • Rantai parasit, yakni rantai makanan yang terjadi karena terdapat organisme yang dirugikan. Misalnya: pohon besar — benalu, manusia — kutu.

Terdapat 2 tipe dasar rantai makanan:

  • Rantai makanan rerumputan atau grazing food chain, yakni rantai makanan yang diawali dari tumbuhan pada trofik awalnya.
    Misalnya: rumput — belalang — tikus — ular.
  • Rantai makanan sisa/detritus atau detritus food chain, yakni rantai makanan yang tidak dimulai dari tumbuhan, namun dimulai dari detritivor.
    Misalnya: serpihan daun — cacing tanah — ayam — manusia.

Di komunitas laut dalam akan terdapat banyak organisme yang hidup dari reruntuhan materi organik atau salju lautan yang berupa akumulasi feses dan/atau sisa tubuh hewan yang hidup di dekat permukaan laut. Rantai makanan di tempat tersebut pada umumnya relatif pendek.

Pada ekosistem yang unik, misalnya di ventilasi hidrotermal maka produsen adalah bakteri kemosintetik yang mampu untuk mengubah hidrogen sulfida menjadi energi kimia dan bersimbiosis dengan cacing tabung. Cacing kemudian dimakan kepiting yang selanjutnya dimakan oleh gurita.

Secara umum, rantai makanan berperan sangat penting dalam analisis kesehatan ekologi. Akumulasi polutan dan dampaknya pada hewan bisa ditelusuri dengan melalui rantai makanan di dalam ekologi.

 

Jaring Jaring Makanan

Selain rantai makanan, terdapat juga jaring jaring makanan. Perbedaan rantai makanan dengan jaring jaring makanan antara lain yaitu

  • Dalam rantai makanan organisme hanya memakan satu jenis organisme saja, sedangkan dalam jaring jaring makanan maka organisme memakan organisme lainnya yang tidak hanya satu jenis saja.
  • Di jaring jaring makanan akan menimbulkan banyak rantai makanan yang terhubung antara satu sama lainnya dalam bentuk jaring laba laba.

 

Terima kasih telah mengunjungi website kami.

Share jika bermanfaat, jika ada kritik, pertanyaan, tambahan atau saran silakan hubungi kami atau silakan isi di kolom komentar.

Postingan Terkait

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.

Back To Top