Korban Meninggal Di Tanah Abang Tertembak di Bagian Dada

Meninggal Di Tanah Abang

Pihak Rumah Sakit Budi Kemuliaan membenarkan adanya korban meninggal akibat tertembak di depan Pasar Blok A Tanah Abang. Korban tewas tersebut bernama Farhan Syafero yang berumur 30 tahun dan beralamat di Kampung Rawakalong, Grogol, Kota Depok.

Direktur RS Budi Kemuliaan yaitu Fahrul W Arbi mengatakan sekarang ini korban tewas tersebut telah dibawa ke RSCM Cipto Mangunkusumo dan keluarga sudah dihubungi.

Fahrul mengatakan korban meninggal akibat mendapat tembakan di bagian dada. Saat dilakukan penanganan pertama, sayang nyawa korban tidak tertolong.

Meninggal karena terdapat luka tembak tembus ke belakang dari dada, kemungkinan mengenai paru-paru.

Sampai pukul 6.15 WIB, RS Budi Kemuliaan telah menerima 17 pasien. Mereka dibawa ke rumah sakit disebabkan beragam faktor, salah satunya terkena tembakan.

Terdapat korban lainnya yang terkena luka tembak di bagian betis, sendi bahu, tangan dan ada yang dibawa ke RS Tarakan karena perlu tindakan bedah.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri yaitu Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyatakan bahwa polisi sejak jauh hari telah mewanti-wanti akan adanya pihak ketiga yang memanfaatkan aksi unjuk rasa.

Dedi mengatakan bahwa pihaknya masih mengecek kabar korban tewas yang tertembak. Dia mengklaim bahwa tim pengamanan unjuk rasa tidak dibekali dengan senjata api dan peluru tajam.

"Masih dicek (korban tembak). Yang perlu disampaikan bahwa aparat keamanan dalam pengamanan unjuk rasa tidak dibekali oleh peluru tajam dan senjata api," kata Dedi.

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190522073059-20-397205/korban-tewas-tanah-abang-tertembak-di-dada

Summary
Review Date
Reviewed Item
Artikel
Author Rating
51star1star1star1star1star

Baca Juga

Post your Comments

NAME *
EMAIL *
Website